Ternyata tak selalu pajak suatu usaha dikenakan pada pelaku usahanya. Dalam bisnis restoran, ada varian pajak yang dikenakan pada pengunjung.

Berniat untuk memulai usaha restoran atau rumah makan? Pelajari bagaimana aspek pajaknya sebagai berikut dan temukan jasa konsultan pajak Jogja terpercaya.

Pajak Restoran

Ketika membicarakan pajak untuk restoran, Anda akan mengenal istilah PB 1. Dan untuk sekarang ini pastinya Anda sudah sering mendengar istilah WP, Wajib Pajak.

Dalam urusan perpajakan restoran, maka subjeknya adalah Wajib Pajak Restoran. Yang diartikan sebagai kewajiban untuk memungut pajak dari pembeli, untuk kemudian disetorkan ke kas negara. Satu hal lagi yang perlu diketahui adalah Wajib Pajak Restoran ini juga bisa disebut sebagai WP PB1.

Dengan begitu, Wajib Pajak PB 1 merupakan pelaku usaha restoran atau pemiliknya. Dan dari sini pula, bisa disimpulkan bahwa bukan pemilik usaha restoran lah yang menanggung pajak, melainkan konsumennya.

Bukan berarti nantinya semua restoran wajib menyetorkan PB1, bukan juga berarti setiap orang yang makan di restoran akan dikenakan pajak. Sebab untuk dikenakan PB1 bagi sebuah restoran, ada persyaratan yang harus dipenuhi.

Besarnya tarif pajak restoran menurut Undang Undang Pasal 40 Ayat 1 PDRD adalah 10%.

Tidak semua restoran memiliki kewajiban menyetorkan PB1. Ada kriteria tertentu bagi restoran yang tidak wajib membayar Pajak Restoran. Dalam undang-undang ini, dijelaskan bahwa setiap kota atau kabupaten boleh menerapkan besaran PB1 yang berbeda-beda. Dan supaya lebih lengkap informasinya, berikut adalah tabel daerah beserta besar PB1 nya.

Peraturan DaerahKota/ProvinsiPB1
Perda No. 1 Tahun 2012Jayapura10%
Perda No. 4 Tahun 2006Sumbawa10%
Perda No. 2 Tahun 2016Kupang7%-10%
Perda No. 2 Tahun 2011Manado10%
Perda No. 28 Tahun 2009Balikpapan3%, 7%, 10%
Perda No. 3 Tahun 2005Pontianak5%-10%
Perda No. 7 Tahun 2011Banda Aceh10%
Perda No. 06 Tahun 2006Pekanbaru10%
Perda No. 12 Tahun 2003Medan10%
Perda No. 12 Tahun 2010Palembang10%
Perda No. 16 Tahun 2011Bali10%
Perda No. 4 Tahun 2011Surabaya10%
Perda No. 4 Tahun 2011Surakarta3%, 5%, 10%
Perda No. 4 Tahun 2011Semarang10%
Perda No. 1 Tahun 2011Yogyakarta10%
Perda No. 6 Tahun 2011Bogor10%
Perda No. 11 Tahun 2011DKI Jakarta10%

Sudah menemukan daerah tempat Anda akan membuka restoran? Ketahui bagaimana cara menghitungnya.

Rumus yang digunakan adalah : Tarif Pajak Restoran= 10% x dasar pengenaan Pajak Restoran

Maksud dari ‘dasar pengenaan pajak restoran’ merupakan jumlah yang diterima restoran seharusnya. Sederhananya, dikalikan dengan jumlah yang harus dibayar pengunjung.

Taxtix: Jasa Konsultan Pajak Jogja TerbaikTelah menjadi jasa konsultan pajak Jogja selama bertahun-tahun, Taxtix menawarkan banyak layanan perpajakan. Dijamin no hidden fee, alias semua biaya transparan di awal.